YOGYAKARTA, koranmadura.com – Seorang pemuda ditemukan tewas di dalam kamar mandi sebuah penginapan yang berlokasi di sekitar pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Yogyakarta. Pemuda itu diduga bunuh diri dengan meminum racun serangga.
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Rudy Prabowo menyampaikan, pemuda yang tewas atas nama Martinus Aditya Wijaya (20), warga Dusun Pambregan, Desa Trimulyo, Kecamatan Sleman, Sleman. Jenazah Aditya ditemukan saat pemilik penginapan menagih uang sewa kamar.
Wijaya masuk ke penginapan tersebut sejak Kamis, 3 Januari 2019 malam lalu. Korban menyewa kamar hingga hari ini, Sabtu, 5 Januari 2019.
Saat menagih uang sewa, pemilik penginapan mencoba mengetuk pintu kamar, tetapi tak ada respons. Menurut Rudy, dari pengakuan saksi. Wijaya mengaku berasal dari Surabaya, dan ingin menginap di sana.
“Tapi pas pintu kamar diketok dua sampai tiga kali tidak ada respons,” ujar Rudy saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon.
Karena tak ada jawaban dari dalam kamar, seorang karyawan penginapan lantas mendobrak pintu. Lalu mencari keberadaan tamunya tersebut hingga diketahui Aditya berada di dalam bak kamar mandi. Saat ditemukan, tubuh korban sudah kaku. Tak hanya itu, mulut korban juga mengeluarkan busa.
Mengetahui hal tersebut, pemilik langsung menghubungi pihak kepolisian. Setelah mendaparkan laporan, Polsek Kretek dan Polres Bantul, bersama tim medis mendatangi lokasi dan memeriksa.
Dari pemeriksaan tim medis Puskesmas Kretek, korban diduga sudah meninggal lebih dari 12 jam. “Untuk bekas penganiayaan juga tidak ditemukan di tubuh korban, jadi dugaannya bunuh diri,”ucapnya.
Dugaan bunuh diri, lanjut Rudi, saat olah TKP polisi menemukan satu bungkus insektisida dalam keadaan terbuka di dekat jenazah Aditya. Selain itu ditemukan botol air mineral dan botol teh.
Mayat pemuda tersebut langsung diserahkan ke pihak keluarga. “Pihak keluarga sudah menerima, dan jam setengah 4 (Pagi) tadi sudah dikembalikan ke pihak keluarga,”ucapnya. (KOMPAS.com/ROS/DIK)