SAMPANG, koranmadura.com – Hujan deras disertai dengan angin kencang sejak siang hingga sore, Sabtu, 19 Januari 2019, tidak hanya menggenangi pemukiman warga saja. Sekitar pukul 17.00 WIB, fasilitas pedagang kaki lima (PKL) di area Monumen Trunojoyo, Sampang, diterjang angin hingga roboh.
“Hujan disertai angin kencang tadi sore membuat knopi PKL di Monumen ambruk, tapi itu di deretan utara sisi bagian barat. Kalau deretan selatan aman,” tutur Mas Bono, sapaan akrab penjual Nasi ayam penyetan Moro Seneng di area PKL Monumen Sampang.
Menurutnya, ambruknya knopi itu diduga karena besi penahannya sudah keropos. Pihaknya pun meminta agar knopi tersebut diperbaharui demi keselamatan para PKL dan pembeli.
“Ya sekarang tempat PKL yang knopinya ambruk sedang tidak berjualan. Tapi yang knopinya masih utuh, ya tetap berjualan. Karena knopi di sini tidak tersambung keseluruhan, alias putus di bagian tengah, ambruknya hanya sampai ke bagian tengah hingga deretan utara saja,” pungkasnya. (MUHLIS/ROS/VEM)