SAMPANG, koranmadura.com – Banjir yang melanda Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, selama dua hari sejak Sening sampai Selasa, 28-29 Januari 2019 kemarin berdampak pada ribuan warga di kabupaten setempat. Setidaknya ada 4.161 KK (kepala keluarga) yang direndam air luapan Sungai Kali Kamoning tersebut.
Banjir diketahui terjadi di tiga desa yakni Desa Banyumas, Pangelen, dan Kamoning serta empat kelurahan yakni Kelurahan Gunung Sekar, Dalpenang, Rongtengah dan Karang Dalem, Kecamatan Sampang.
“Banjir dua hari kemarin di Sampang kota itu berdampak pada 4.161 KK dan 13.242 Jiwa,” tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Anang Joenaidi melalui pesan WhatsApp, Rabu, 30 Januari 2019.
Baca: Prediksi Banjir di Sampang Meleset, Sekarang Malah Capai 1 Meter
Menurut Anang, banjir tersebut sempat surut, namun karena kondisi debit air di Sungai Banyumas kembali meninggi akhinya wilayah perkotaan kembali direndam banjir hingga setinggi 1 meter di daerah terdalam per pukul 11.00 wib, Selasa, 29 Januari kemarin.
“Awalnya kami prediksikan ketinggian air itu berkisar 50 cm. Tapi setelah air Sungai Banyumas masuk ke kota, ketinggian banjir menjadi meninggi hingga satu meter. Proses surunya lambat karena kondisi air laut di selatan sedang pasang,” pungkasnya. (MUHLIS/ROS/DIK)