SAMPANG, koranmadura.com – Banjir yang berlangsung selama dua hari di daerah perkotaan Sampang hingga ketinggian air mencapai satu meter ternyata terus menyebar hingga menjadi empat kelurahan dan tiga desa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Anang Joenaidi menyampaikan, selama pantauannya, banjir yang berlangsung selama dua hari di daerahnya diketahui ketinggian air tertinggi mencapai satu meter. Bahkan saat banjir berlangsung pada Selasa, 29 Januari tadi, banjir terus merembet hingga empat kelurahan dengan banjir sebelumnya hanya tiga kelurahan. Empat kelurahan tersebut meliputi Kelurahan Dalpenang, Rongtengah, Gunung Sekar dan Karang Dalem.
“Kalau Desa terdampak di wilayah perkotaan tetap masih tiga desa yaitu Desa Banyumas, Pangelen dan Kamoning. Kalau kelurahannya bertambah satu yaitu meluas ke Kelurahan Karang Dalam dengan ketinggiannya tadi pagi hingga 15 senti meter,” paparnya, Selasa, 29 Januari 2019.
Bahkan pihaknya mengklaim hingga pukul 21.00 wib, kondisi banjir di sejumlah titik sudah surut.
“Hanya tinggal yang jalan Melati saja belum surut, ketinggian airnya masih 10 senti meter,”terangnya.
Sementara Nadziratul Layli, Warga Kampung Kajuk Laok, Jalan Pemuda Bahari, menyampaikan bahwa kondisi banjir saat ini sudah menyurut.
“Alhamdulillah banjirnya sudah surut, cuma tinggal genangan air yang di jalan saja,” tuturnya lega.
Salah satu Guru SMKN 2 Sampang ini mengaku, umumnya jika diterjang banjir hingga dua hari lamanya, kondisi banjir di kampungnya sangat mengkhawatirkan dan surutnya butuh waktu beberapa lama.
“Tapi alhamdulillah semenjak ada penanganan, banjir masih bisa dikondisikan dan tidak sampai parah. Padahal diguyur hujan selama dua hari,”ucapnya. (MUHLIS/ROS/VEM)