PAMEKASAN, koranmadura.com – Madura United resmi menunjuk Dejan Antonic sebagai pelatih kepala Laskar Sape Kerrab untuk musim 2019. Dia akan dibantu oleh asisten pelatih Darko Vargec, Rasiman dan Kurnia Sandi sebagai pelatih kiper. Siapa sebenarnya sosok Dejan Antonic?
Dejan Antonic merupakan pelatih kelahiran Serbia 1969, semasa menjadi pemain, dia berposisi sebagai gelandang. Dilansir dari wikipidia.org, sebelum memulai karier di Indonesia, Dejan Antonic memperkuat kkub di Serbia, yaitu Red Star Belgrade, FK Napredeg, Beveren, dan FK Obikic.
Seusai membela FK Obikic, Dejan Antonic direkrut Persebaya Surabaya pada tahun 1995 hingga 1996, seusuai dua musim di klub kebanggan masyarakat Surabaya tersebut, dia memilih berlabuh ke Persita Tangerang pada tahun 1996-1997, tahun berikutnya Dejan Antonic membela Persema Malang.
Dejan sempat mengantarkan Persebaya Surabaya juara Divisi Satu dan sekaligus mengantar Persebaya Surabaya kembali masuk ke Divisi Utama Liga Indonesia. Selain itu, Dejan mencicipi klub Instan-Dict, Rngres (HKG), Sun Hei dan Kitchee. Total 11 klub yang pernah dibela Dejan Antonic sejak tahun 1984 hingga 2015.
Lebih dari itu, Dejan mengantarkan Timnas Yugoslavia U-21 memenangkan titel paling bergengsi di dunia sepak bola untuk pertama kalinya pada pertandingan final melawan tim nasional Jerman Timur melalui adu penalti. Dan mereka dikenang sebagai “generasi emas”.
Karier Pelatih Dejan Antonic
Dejan, panggilan Dejan Antonic memulai karier sebagai kepala pelatih di salah satu klub terbesar di Hongkong, yaitu Kitchee dan berhasil mempersembahkan Copa Liga Hongkong (2005), Senior Shield Cup Hongkong, dan Copa Liga Hongkong pada tahun 2016. Karena prestasi yang diraih selama dua musim tersebut, Dejan dipercaya untuk menangani Tim Nasional Hongkong.
Selanjutnya dia menukangi klub TSW Pegasus, Shatin, Tai Chung, Tuen Mun, Arema Indonesia, Pro Duta, Pelita Bandung Raya, Persib Bandung, dan terakhir Dejan malatih Bernoe FC di kompetisi Liga 1 2018.
“Manajemen menjatuhkan pilihan kepada coach Dejan, tidak ada lain kami mau yang terbaik. Kami lihat hari ini Dejan merupakan salah satu jajaran pelatih terbaik di Liga Indonesia. Ya itu, karena kami objektif untuk mengarungi musim 2019 lebih baik dari musim lalu,” ujar Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), yang menaungi Madura United, Zia Ul Haq, Senin, 14 Januari 2019. (RIDWAN/ROS/VEM)