SAMPANG, koranmadura.com – Pengusutan kasus pembunuhan berencana menggunakan Senjata Api (Senpi) terhadap korban Subaidi, salah satu anggota PPS asal Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diminta terus ditelusuri. Bahkan, permintaan itu tidak hanya kepada pelaku dan penyedia senpi saja, melainkan beberapa pihak terkait lainnya.
“Pihak manapun yang terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Alm. Subaidi harus di usut, sebab dalam pembunuhan berencana dimungkinkan bukan hanya murni dilakukan oleh pelaku utama saja, bisa saja dari pihak lainnya,” ungkap Salim Segav, selaku juru bicara Ikatan Alumni Bata-bata (Ikaba), PP Mambaul Bata-bata, Kabupaten Pamekasan kepada koranmadura.com, Kamis, 24 Januari 2019.
Baca: Di mana Sebenarnya DPO Penjual Senpi Kasus Penembakan Subaidi Bersembunyi?
Lanjut Salim membeberkan, seperti J, seorang warga yang beberapa saat kejadian penembakan Subaidi, sebagaimana kronologi yang disampaikan oleh polisi beberapa waktu lalu ikut membantu menyembunyikan tersangka Idris beserta barang bukti berupa Senpi di sebuah rumah kosong. “Ya semuanyalah, Polisi harus mengusut tuntas kasus Penembakan Alm Subaidi,” pintanya.
Sementara Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman mengatakan, sejauh ini masih belum ada bukti-bukti yang mengarah yang menjadikan saksi J warga Desa Bire Tengah, Kecamatan Sokobanah, untuk ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus penembakan Subaidi.
“Belum ada bukti-bukti lain yang mengarah menjadikan J sebagai tersangka. Kami masih mencari bukti lainnya,” tuturnya.
Saat itu, AKBP Budi menyatakan, barang bukti yang didapatkannya bukan dari saksi J melainkan dari tempat persembunyian tersangka Idris.
“Sementara ini status J masih saksi. Kita nunggu fakta persidangan tersangka utama (Idris). Nanti kita akan tahu peran J sejauh mana dalam kasus ini,” bebernya.
Untuk diketahui, J sendiri sebelumnya diamankan polisi setelah penangkapan Idris karena diduga membantu menyembunyikan Idris dan menyimpan senpi yang digunakan untuk menembak Subaidi. (MUHLIS/ROS/VEM)