SAMPANG, koranmadura.com – Tiga Kelurahan dan satu Desa terdampak luapan Sungai Kali Kamoning, Sampang, Madura, Jawa Timur. Luapan air itu dilaporkan setinggi 50 cm.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Anang Joenaidi melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) yang selalu memantau perkembangan kondisi luapan air menyatakan, tiga kelurahan dan satu desa tersebut di antaranya, kelurahan Gunung Sekar berada di jalan Garuda dan Delima. Kelurahan Dalpenang berada di Jalan Melati, Mawar, Seruni, Kamboja dan Teratai. Kemudian kelurahan Rong Tengah berada di Area Monumen, Jalan Merapi, Bahagia, Pahlawan, Pemuda Baru dan Pemuda (kampung Kajuk).
“Kalau Desanya cuma satu yaitu di Desa Banyumas. Dan banjirnya mulai kemarin malam dengan ketinggian mencapai 50 cm dan baru surut pada pukul 05.00 wib pagi. Nah untuk di Kelurahan, daerah terdalam berada di Jalan Kamboja yaitu setinggi 15 cm per pukul 14.30 wib. Tapi sekarang sudah sudah mulai surut karena per pukul 18.30 wib ketinggian airnya di jalan Kamboja menurun menjadi 10 cm,” jelasnya.
Sedangkan untuk surut total, pihaknya masih belum bisa memprediksikan, sebab kondisi banjir saat ini berbeda dengan kondisi banjir pada tahun sebelumnya.
“Banjir sebelumnya, titik terdalam itu berada di jalan Melati, tapi sekarang malah di Jalan Kamboja. Tadi siang, ketinggian air di jalan melati pada kisaran 5 cm. Yang jelas, banjir saat ini belum bisa diprediksikan karena arus airnya berbeda dengan banjir sebelumnya. Misal, dulu kalau banjir itu mestinya yang muncul duluan di Jalan Imam Bonjol, tapi sekarang malah kering. Yang pasti kami masih mempelajari arus air pada banjir saat ini,” tegasnya. (MUHLIS/ROS/VEM)