SUMENEP, koranmadura.com – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Abd Madjid mengklaim dalam beberapa tahun terakhir pengajuan izin usaha di daerahnya mengalami peningkatan.
Dari sekian jenis usaha, menurut Madjid paling banyak ialah usaha rumah makan. “Jadi sampai akhir Januari 2019 ini, pengajuan izin usaha rumah makan sangat luar biasa,” katanya. Hanya saja, ia tidak merinci berapa jumlahnya.
Selain rumah makan, sambung mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep ini, permohonan izin usaha perumahan dan tempat-tempat kos trennya juga mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Sedangkan permohonn izin usaha hotel berbintang, sejauh ini masih ada satu dan masih dalam proses. “Analisi mengenai dampak lingkungannya (Amdal) belum keluar. Kalau sudah keluar, insyaAllah pelaksanaannya akan segera dimulai,” ungkap Madjid.
Adanya peningkatan tren permohonan izin usaha kepada pihaknya, menurut dia salah satunya menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di kabupaten paling timur Pulau Madura ini juga baik. “Hal ini positif untuk pertumbuhan ekonomi ke depan,” tambahnya
Namun Madjid mengakui bahwa meningkatnya permohonan izin usaha rumah usaha itu menumpuk di wilayah kota. Sementara dari kecamatan-kecamatan, meski ada, tak seberapa. “Tapi dari kecamatan juga ada,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)