SUMENEP, koranmadura.com – Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin, Capres-Cawapres nomor urut 01 pada Pilpres 2019, Zuhairi Misrawi, optimistis jagoannya menang di Madura, Jawa Timur, 17 April mendatang.
Baca: Didukung Kiai Kampung, TKN Optimistis Jokowi-Ma’ruf Amin Menang di Madura
Menurutnya, sejauh ini dukungan untuk paslon nomor urut 01 di Pulau Garam terus mengalir. Seperti Sabtu lalu, 9 Februari 2019, dukungan datang dari Jaringan Kiai Kampung Madura (Jarkam). Deklarasi dukungan dilakukan di aula salah satu hotel di Sumenep.
Baca: Jaringan Kiai Kampung Madura Deklarasi Dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf Amin
Zuhairi mengungkapkan, hasil survei internal TKN, pasangan Jokowi-Ma’ruf sudah unggul di tiga dari empat kabupaten di Madura, yaitu Bangkalan, Sampang, dan Sumenep. Berdasarkan hasil survei itu, paslon nomot urut 01 masih kalah di Pamekasan.
“Sekarang hanya tinggal satu kabupaten yang masih proses. Kami akan berusaha agar di kabupaten yang masih kalah ini pasangan Jokowi-Ma’ruf juga bisa menang. Apalagi kabupaten itu dipimpin oleh politisi dari partai koalisi,” katanya, saat menghadiri acara deklarasi dukungan Jarkam untuk paslon nomor urut 01 di Sumenep.
Hanya saja, politisi PDI Perjuangan ini tidak memaparkan secara detil, berapa persen keunggulan Jokowi-Ma’ruf dibanding paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandi, di tiga kabupaten tersebut. Begitu juga sebaliknya, berapa persen selisih kekalahan paslon yang diusungnya di satu kabupaten itu.
Zuhairi hanya berharap pasangan Jokowi-Ma’ruf, nantinya, bisa menang di kisaran angka 55 sampai 60 persen di Pulau Madura. “Karena survei internal kami menyatakan, di tiga kabupaten kami sudah memenangkan. Hanya tinggal satu kabupaten kami kalah. Kami akan berusaha semaksimal mungkin sehingga target kemenangan 55 atau 60 persen bisa tercapai April nanti,” tambahnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)