BANJARNEGARA, koranmadura.com – Warga Desa Asinan di Banjarnegara, Jawa Tengah, dibuat resah dengan dibongkarnya makam nenek Bisem. Kini polisi turun tangan menyelidiki kasus tersebut.
“Dari pihak keluarga ingin agar pelaku pembongkaran makam ini ditemukan. Saat ini, semuanya tengah dalam penyelidikan Polres Banjarnegara,” ujar Kades Asinan, Enin Murwantiti saat diteui di TPU Dusun Krungkungan, Jumat, 1 Februari 2019.
Enin mengatakan, pihak keluarga berharap agar pelaku pembongkaran makam bisa ditemukan dan motif di balik aksinya dapat terungkap.
Selain itu, dia juga meminta warga untuk berjaga di lokasi TPU untuk mengantisipasi hal serupa terjadi lagi. Selain itu dengan adanya warga yang berjaga, diharapkan warga lebih tenang dan tidak merasa panik.
“Sekarang ada yang menjaga siang dan malam secara bergantian. Karena dikhawatirkan akan terjadi di makam yang lain,” kata dia.
Enin mengatakan, awalnya ada kabar beredar bahwa pembongkaran makam dan tali pocong jenazah yang hilang terjadi di beberapa makam.
Namun usai diperiksa, diketahui hanya terjadi di makam milik Bisem warga Dusun Krungkrugan yang sudah meninggal pada usia 70 tahun pada Januari 2018 lalu.
“Makam yang digali secara misterius ini sudah meninggal satu tahun lalu. Ini membuat warga di sini kaget,” tuturnya. (DETIK.com/ROS/VEM)