PAMEKASAN, koranmadura.com – Politisi partai Golkar Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rize Ikhwanul Muttaqien meragukan upaya Bupati Baddrut Tamam menjadikan ‘Pamekasan Hebat’. Pasalnya, pemerintah terkesan tidak serius menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Menurutnya, Fraksi partai Golkar DPRD Pamekasan menemukan data tidak akurat yang tertuang dalam RPJMD yang diajukan Bupati ke Dewan. Padahal, kata dia, RPJMD merupakan arah pembangunan Pamekasan selama lima tahun ke depan, yang juga tertuang visi-misi Bupati dan Wakil Bupati.
“Dokumen yang disampaikan ke DPRD, data yang ditemukan kurang akurat. Artinya, bagaimana kita mau merencanakan pembangunan dengan baik, kalau diawali dengan data yang kurang tepat,” kata Rize Ikhwanul Muttaqien, Jumat, 22 Februari 2019.
Baca: Perbaikan RPJMD Pamekasan Ditarget Rampung Bulan ini
Saat ini, RPJMD yang diajukan Bupati Baddrut Tamam dikembalikan oleh DPRD untuk dilakukan perbaikan. “Kami menganggap ini (RPJMD) merupakan hal penting untuk pembangunan ke depan, biar apa yang diinginkan pak Bupati yang menjadikan ‘Pamekasan Hebat’ betul-betul bisa terwujud. Cuman, kalau diawali dengan data yang tidak akurat, kami meragukan,” ungkap anggota Komisi I DPRD Pamekasan tersebut.
Sementara Ketua Fraksi PBB DPRD Pamekasan, Bahrullah mencurigai RPJMD yang diajukan Bupati hasil jiplakan dari kota Banten. Dugaan itu mencuat seusai Bahrullah menemukan dokumen penanaman modal tertulis Banten.
Dokumen RPJMD yang bertuliskan Banten yaitu “Posisi Pamekasan yang strategis menempatkan Banten menjadi tujuan investasi, baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN)”.
“Itu sangat fatal, ada nama kota yang tidak diubah. Banyak data yang dipakai tahun 2014, 2015, dan 2016, padahal waktu merancang sudah lama, seharusnya bupati sejak ditetapkan sebagai pemenang Pemilu sudah ada tim transisi disitu sampai sekarang empat bulan lebih, seharusnya bisa memperbaiki data itu,” terangnya.
Baca: RPJMD Pamekasan Jiplak dari Banten? Cek Faktanya
Sebelumnya, Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e mengaku akan segera memperbaiki dokumen RPJMD tersebut. “Nanti terkait dengan semua hal beberapa masukan itu kita kroscek, dan akan perbaiki sesuai dengan petunjuk dan arahan oleh pemerintah jawa timur,” paparnya. (RIDWAN/ROS/DIK)