SAMPANG, koranmadura.com – Banjir yang melanda Sampang, Madura, Jawa Timur menyita perhatian dari beberapa pihak, salah satunya dari Komisi VIII DPR RI, Jakfar Sodik. Politikus dari Dapil Madura ini meninjau langsung lokasi titik pengerjaan penanggulan banjir di Desa Panggung.
Baca: Butuh Setengah Triliun Lebih untuk Atasi Banjir Sampang
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penannggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Anang Joenaidi mengatakan bahwa kedatangan Komisi VIII DPR RI ke daerahnya menjadi angin segar bagi penanggulangan banjir.
Menurutnya, banjir di Sampang itu butuh perhatian semua pihak. Jon, sapaan akrab Anang Joenaidi mengaku kalau selama ini Komisi VIII DPR RI memang sangat inten memperhatikan kondisi bencana banjir di Kabupaten Sampang. Bahkan para wakil rakyat ini diakuinya telah mendesak pihak BNPB, Kementerian PUPR hingga Kementerian Sosial untuk memperhatikan pembangunan pengendalian banjir.
“Mulai sekarang beliau berjanji akan mengawal setiap usulan untuk pengendalian banjir di Sampang,” ujarnya.
Ditanya soal pembangunan pengendalian banjir, Jon mengatakan masih separuh jalan dan hanya bisa menampung separuh debet air di sungai Kali Kamoning.
“Debit 200 meter kubik separuhnya belum teratasi. Bisa diatasi jika membuat flood way atau sudetan yang kisaran anggarannya Rp 600 miliar. Rp 400 miliar untuk sudetan serta tebingnya dan Rp 200 miliar untuk pembebasan lahannya. Dan sementara ini kami masih fokus pada pengendalian banjirnya, kalau soal sarana dan prasarananya bisa sambil jalan,” paparnya. (SOE/VEM)