SUMENEP, koranmadura.com – Belum beroperasinya kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) III melayani masyarakat kepulauan menuai sorotan. Salah satunya dari anggota Komisi III DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Baca: Hampir Empat Bulan DBS III Belum Beroperasi, Bupati Sumenep Diminta Tegas
Menyikapi hal tersebut, Direktur Utama (Dirut) PT Sumekar, Ach. Syafi’i, mengungkapkan bahwa, sebetulnya terkait surat-surat kapal sudah lengkap. Tinggal menunggu persetujuan BBM bersubsidi dari Pertamina.
“Kalau surat-suratnya sudah lengkap semua. Sudah di balik nama. Tinggal menunggu persetujuan BBM bersubsidi dari Pertamina,” kata Syafi’i kepada wartawan, Jumat, 22 Februari 2019.
Namun demikian, untuk mempercepat kapal DBS III beroperasi, menurut dia untuk sementara tak masalah meski menggunakan BBM industri, bukan BBM bersubsidi. “InsyaAllah, paling lambat malam Rabu (26 Februari 2019) beroperasi,” tambahnya.
Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Sumenep, Juhari, meminta agar kapal DBS III yang telah resmi diluncurkan oleh Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, di Pelabuhan Kaliamget akhir Oktober 2018 lalu segera dioperasikan untuk menjawab kebutuhan warga kepulauan terhadap transportasi laut.
Sebab dia menilai kapal DBS I yang selama ini melayani pelayaran atau trayek Kalianget-Kangean-Sapeken dan sebaliknya masih kurang. Terutama saat terjadi cuaca buruk yang menyebabkan terjadinya penumpukan calon penumpang.
Dia meminta Bupati tegas. “Mestinya Pak Bupati harus tegas sebagai pemangku otoritas penuh. Kapal DBS III harus segera beroperasi. Karena untuk trayek Kalianget-Kangean-Sapeken dan sebaliknya masih kurang. Paling tidak, DBS III ini yang harus jadi jawaban,” ujarnya. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)