PAMEKASAN, koranmadura.com – Madura United akan menjalani laga hidup mati melawan Persela Lamongan pada babak 8 besar Piala Presiden 2019. Fase ini menggunakan sistem gugur. Artinya yang menang berhak masuk ke perempat final.
Jelang laga bertajuk Derby Jawa Timur tersebut, Madura United mulai dibayang-bayangi rekor buruk alias tidak pernah menang dari Persela sejak musim 2016, khususnya di Stadion Surajaya, Lamongan.
Statistik menunjukkan, Madura United tumbang atas Persela Lamongan dengan skor 1-2 di turnemen pra musim Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, yang saat ini berubah nama Piala Presiden.
Dikompetisi resmi, Madura United kalah 0-2 dari Persela di Liga 1 2017, dan imbang 1-1 pada Liga 1 2018.
Meski dibayangi rekor buruk tidak membuat winger Madura United, Andik Vermansyah kecil nyali, bahkan pemain Timnas Nasional tersebut berambisi mengakhiri ‘kutukan’ Madura United tidak pernah menang dari Perela di Stadion Surajaya.
Tidak hanya itu, Andik, panggilan Andik Vermansyah mengaku memiliki motivasi berlipat untuk membawa Madura United mengalahkan Persela.
“Kami ingin membantu tim berprestasi khususnya di Piala Presiden, kami target menang lawan Persela,” kata Andik Vermansyah, Kamis, 28 Maret 2019.
Laga Madura United versus Persela akan berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, pukul 15:30 Wib, Minggu, 31 Maret 2019. (RIDWAN/SOE/DIK)