SUMENEP, koranmadura.com – Semula PT Sumekar menjadwalkan pelayaran perdana Darma Bhakti Sumekar (DBS) III akan melakukan pelayaran perdana. Namun, rencana itu gagal karena terkendala beberapa teknis.
“Rencana pelayaran ke Kangean, karena banyak hal tidak jadi, gagal,” kata Ahmad Zainal Arifin, Direktur Pelaksana PT Sumekar saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Senin, 3 Maret 2019.
Sesuai jadwal kata dia, DBS III akan melayani rute transportasi dari Pelabuhan Kalianget ke Pelabuhan Batu Guluk, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.
Meski gagal, lanjut dia masyarakat diimbau untuk tidak resah karena jadwalnya armada laut akan diganti dengan kapal DBS I.
“Jadwalnya pasti gagal, pakai DBS I lagi. sudah kami sampaikan (kepada masyarakat),” ungkapnya.
Kapal DBS III merupakan kapal baru yang dilaunching pada 31 Oktober 2018 oleh Bupati Sumenep A Busyro Karim. Pengadaan kapal ropeks yang diberi nama DBS III itu anggarannya merupakan co-sharing antara Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Sumenep. Totalnya Rp 39 miliar.
Kapal tersebut bisa kapasita penumpang DBS III ini dibagi menjadi tiga kelas. Kelas I 10 orang, kelas II 45 orang, dan kelas III 252 orang. (JUNAIDI/SOE/DIK)