SUMENEP, koranmadura.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A. Busyro Karim, berharap masyarakat di empat desa yang tersebar di dua kecamatan bersabar atas musibah berupa angin puting beliung yang menimpa mereka kemarin, Minggu, 10 Maret 2019.
Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan bantuan pendahuluan kepada warga yang rumahnya terdampak angin puting beliung di Desa Tarogan, Kecamatan Lenteng, bersama instansi terkait, seperti Dinas Soaial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Senin, 11 Maret 2019.
“Karena namanya saja musibah, pastilah, masyarakat harus bersabar dengan musibah ini. Tetapi masyarakat tetap tidak boleh menyerah,” kata orang nomor satu di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep itu.
Menurut dia, masyarakat harus terus berjuang mengembalikan kondisi desa mereka seperti semula. “Apa yang rusak segera diperbaiki. Tidak harus menunggu semua dari pemerintah,” tegas Bupati.
Baca: Berapa Bantuan Keuangan Pemkab Sumenep untuk Korban Angin Puting Beliung?
Mantan Ketua DPRD Sumenep itu mengungkapkan, selain memberikan bantuan pendahuluan yang di antaranya berupa terpal, selimut, dan makanan siap saji, nantinya Pemkab juga akan memberikan bantuan berupa uang. Terkait hal ini, pihaknya menunggu pengajuan dari desa.
Mengenai besaran bantuannya, Bupati tidak menyebut secara detil. Namun dia menjelaskan, bahwa sesuai aturan, besaran bantuan tersebut nantinya akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah warga yang terdampak angin puting beliung, mulai dari yang rusak berat, sedang dan ringan.
“Intinya ada lah (bantuan keuangan untuk warga yang rumahnya terdampak angin puting beliung). Tapi tidak harus membangun secara keseluruhan. Rinciannya saya tidak hafal,” dalihnya.
Seperti diketahui, angin puting beliung “mengamuk” di empat desa yang ada di kabupaten paling timur Pulau Madura, yakni Desa Talaga, Kambingan Timur (Kecamatan Saronggi), Poreh dan Tarogan (Kecamatan Lenteng).
Sesuai data BPBD, jumlah rumah warga yang rusak akibat bencana tersebut ialah 72 rumah, dengan perincian: di Desa Talaga 14 rumah, Desa Kambingan Timur 8 rumah, Desa Poreh 4 rumah, dan terparah di Desa Tarogan, yaitu 46 rumah. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)