SUMENEP, koranmadura.com – Memasuki era digital, peran serta kaum muda untuk menggalakkan budaya literasi tetap dilakukan. Bahkan melalui gawai (gadget), seseorang dapat dengan mudah membaca dan menulis dengan waktu yang lebih cepat.
Hal itu disampaikan oleh salah seorang jajaran direksi koranmadura.com, Didik Fatlurrahman dalam Seminar Kepenulisan dengan tema “Membangun Negeri Melalui Tangan-tangan Pejuang NKRI” di MA Itmamunnajah, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jumat, 22 Maret 2019.
“Kalau saya amati, kita itu lebih rajin menulis di media sosial. Coba hitung, selama 24 jam berapa kata yang kita tulis? Seandainya ditulis dalam media, sudah berapa karya yang dihasilkan,” ungkapnya.
Menurut pria yang akrab disapa Didik ini, menulis merupakan hal yang positif. Selain positif bagi diri sendiri, juga bagi orang lain. Bahkan, lanjutnya, menulis juga akan berdampak secara signifikan bagi kemajuan negara.
“Terkadang di dalam diri manusia terdapat hal yang tidak bisa diungkapkan melalui perkataan. Orang berpikir, dengan menulis dapat bebas berekspresi dan mencurahkan segala isi hatinya. Jadi, menulislah mulai dari sekarang,” imbaunya.
Didik pun berbagi tips yang harus dipersiapkan seorang penulis pemula. Menurutnya, ada tiga hal yang harus jadi motivasi, yakni percaya diri, tahu diri dan sadar diri. “Sebab, mengutip pernyataan Abdul Hadi MW, bakat hanya 20 persen, sedangkan 80 persennya adalah kerja keras,” paparnya.
Dilanjutkan Didik, seorang yang hendak menjadi penulis setidaknya memperhatikan tiga hal yang paling mendasar. Hal itu di antaranya, kaidah kepenulisan, membaca banyak buku sebagai referensi dan sering berdiskusi.
“Karena penulis hebat itu mereka yang selalu memiliki gaya atau sudut pandang yang berbeda dalam melihat masalah. Selain itu, seorang penulis ‘wajib’ menyajikan bahasa yang enak dibaca dan menginspirasi pembaca,” urainya.
Pada akhir pemaparan materinya, Didik memberikan motivasi dengan mendorong para peserta yang hadir untuk mulai berkarya melalui tulisan. “Menuli, menulis dan menulislah,” tandasnya. (ROS)