SUMENEP, koranmadura.com – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengajak ibu-ibu memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam bibit toga (tananaman obat keluarga) dan sayuran.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua GOW Husnol Khotimah saat memberikan sambutannya dalam acara pelatihan penanaman bibit toga dan sayuran di aula Sekretariat TP PKK Sumenep, Selasa 26 Maret 2018.
Dia menyampaikan bahwa salah satu visi misi GOW ialah meningkatkan kualitas dan SDM masyarakat Sumenep uatamanya Ibu-ibu. Dengan adanya kegiatan pelatihan penanaman bibit toga dan sayuran ini, Ibu-ibu diharapkan dapat memiliki kesadaran dalam bercocok tanam.
“Tidak ada alasan bagi kita semua untuk tidak bercocok tanam, meski tinggal di perumahan yang biasanya pekarangannya terbatas, sebab bercocok tanam itu banyak manfaat yang kita dapatkan,” ucap perempuan yang akrab disapa Ibu Ima ini.
Dikatakan perempuan yang juga Ketua Dharma Wanita Sumenep ini, Ketika tanaman buah sudah berbuah dan sayur telah tumbuh, dapat dimanfaatkan untuk dikonsumsi di lingkungan keluarga. “Itulah satu keuntungan yang paling pertama didapat, kita bisa menghemat pengeluaran karena tidak perlu membeli sayur di pasar, tinggal memetik yang ada di pekarangan,” katanya.
Istri Sekda Sumenep Edy Rasyadi itu menjelaskan, menanam sayuran di lokasi pekarangan sangat bermanfaat bagi kehidupan, salah satunya menjaga kesehatan baik dari kesehatan badan, keluarga maupun lingkungan.
“Mari kita memaksimalkan lahan yang ada untuk bercocok tanam, Saya harapkan Ibu-ibu mengikuti acara sebaik mungkin, mendengarkan materi dengan serius. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah pengethauan kita dan bermanfaat bagi kita semua,” harapnya. (MADANI/ROS/VEM)