PAMEKASAN, koranmadura.com- Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur sepertinya tidak mau main dalam urusan investasi di wilayahnya. Tahun ini, pemerintah menargetkan investasi semakin meningkat dari tahun sebelumnya.
Hal ini di ungkapkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pamekasan, Agus Mulyadi. Menurutnya, investasi tahun 2018 lalu mencapai sekitar Rp 2,10 triliun dari 425 investor yang ada di Bumi Gerbang Salam.
“Sampai 31 Desember 2018 sebesar 2.010.000.000.000, dengan jumlah 425 investor,” kata Agus Mulyadi, Rabu, 27 Maret 2018.
Pihaknya optimis target itu tercapai mengingat pelayanan perizinan lebih muda dengan sistem Online Single Submission (OSS) atau perizinan usaha terintegrasi secara elektronik.
“Perkiraan kami di tahun 2019 ini akan bertambah, karena sekarang ini semua perizinan untuk investasi lokal maupun dari luar memakai sistem OSS. Semoga tahun ini mencapai Rp 2,2 triliun. Itu target kami,” jelasnya.
Ditanya soal data investasi yang sudah masuk, Agus tidak tahu pasti. Sebab proses pendataan belum selesai. “Pendataan yang dilakukan oleh teman-teman masih belum selesai,” pungkasnya. (SUDUR/SOE/VEM)