MOJOKERTO, koranmadura.com – Suhartoyo (58), merasa terpukul setelah tabungan miliknya di Bank BRI terkuras senilai Rp 65 juta. Uang hasil menjual ayam dan sapi itu sedianya dia gunakan untuk biaya pengobatan.
Nasabah asal Dusun Ngepung, Desa Berat Wetan, Gedeg, Kabupaten Mojokerto itu mengatakan, sebelum terkuras, saldo di rekening BRI miliknya Rp 67.071.187. Uang sebanyak itu hasil dia menjual ayam dan sapi peliharaannya.
“Saya sedang menganggur, sudah tidak boleh kerja karena sakit. Uang itu mau saya gunakan untuk berobat,” kata Suhartoyo kepada wartawan di rumahnya, Selasa, 12 Maret 2019.
Duda yang tak mempunyai anak ini mengaku sedang sakit tifus dan lambung. Sampai saat ini dia harus menjalani rawat jalan untuk mengobati lambungnya yang sakit.
Dia pun merasa terpukul saat tahu uang tabungannya terkuras hingga hanya tersisa Rp 2.071.187. Untuk membiayai pengobatannya, Suhartoyo terpaksa meminjam ke saudaranya.
“Saldo rekening saya sudah kosong. Disuruh petugas bank narik supaya ga hilang juga. Uang Rp 2 juta itu saya gunakan bayar utang,” terangnya.
Suhartoyo berharap tabungannya yang terkuras bisa kembali. Sayangnya, sampai saat ini dia belum mendapatkan kejelasan dari Bank BRI terkait penyebab raibnya uang puluan juta di rekening miliknya. Pihak bank pelat merah itu justru sempat melarangnya melapor ke polisi.
Tabungan di rekening BRI milik Suhartoyo terkuras pada Jumat, 18 Januari 2019. Itu setelah dirinya menerima telepon dari seorang pria yang mengaku karyawan BRI di hari yang sama sekitar pukul 15.00 WIB. Nomor tak dikenal itu adalah 087-748-500-721. Si penelepon mengatakan ke Suhartoyo mendapatkan bonus pulsa Rp 500 ribu. Ternyata pulsa yang masuk ke nomor ponsel korban hanya Rp 80 ribu.
Suhartoyo lantas mengecek saldo tabungannya ke agen BRI di Dusun Ngepung. Dia menggunakan kartu ATM BRI miliknya. Bak disambar petir, saldo tabungan yang semula Rp 67.071.187 tinggal Rp 2.071.187. Dia mengaku tak pernah melalukan transaksi.
Berdasarkan cetakan rekening koran yang diterima Suhartoyo dari Bank BRI Cabang Mojokerto, transaksi pertama terjadi pukul 16.00.30 WIB tanggal 18 Januari 2019. Saldo tabungan miliknya senilai Rp 10 juta ditransfer ke BRI Virtual Account (BRIVA) atas nama Yuli. (DETIK.com/ROS/VEM)