SUMENEP, koranmadura.com – Guna meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap terselenggaranya Pemilu 2019, KPU Sumenep, Madura, Jawa Timur, melibatkan 55 relawan demokrasi. Beberapa di antaranya merupakan kaum disabilitas.
Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Sumenep Sumenep, Abdul Hadi, mengungkapkan, sesuai arahan KPU RI, jumlah relawan demokrasi ialah 55 orang. Mereka memiliki sasaran pemilih yang berbeda-beda.
“Mereka memiliki basis pemilih yang berbeda-beda. Di antaranya pemilih pemula, pemilih perempuan, kaum disabilitas, kelompok marginal, dan lain-lain. Total ada 11 basis. Masing-masing basis lima orang,” ujar Hadi, Rabu, 6 Maret 2019.
Menurut Hadi, dari 55 relawan demokrasi itu beberapa di antaranya merupakan kaum disabilitas. KPU Sumenep melibatkan kaum disabilitas agar mereka nantinya yang menyosialisasikan pemilu 2019 kepada para penyandang disabilitas di kabupaten paling timur Pulau Madura.
Hadi menuturkan bahwa dengan keterbatasan yang dimiliki, panyandang disabilitas yang menjadi relawan demokrasi selama ini mereka telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Mereka sangat aktif menyosialisasikan pemilu 2019, khususnya kepada para penyandang disabilitas.
“Mulai dari cara menjadi pemilih, cara mencoblos, termasuk menyampaikan bahwa hak-hak penyandang disabilitas juga sama dengan warga negara yang lain–yang memiliki hak suara dan memenuhi syarat tentunya,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)