SUMENEP, koranmadura.com – Pengumpulan surat pertanggungjawaban (SPj) Dana Desa (DD) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sampai saat ini belum rampung. Beberapa belum menyampaikan laporan.
Sesuai data di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, jumlah desa yang menyetorkan SPj DD 2018 hingga saat ini masih ada empat desa. “Masih ada empat desa yang belum menyampaikan,” ujar Kepala DPMD Sumenep, Ach. Masuni.
Masuni mengaku belum mengetahui secara pasti masalah yang dihadapi empat desa sehingga belum menyampaikan laporan DD-ADD hingga sekarang. Karenanya, dalam waktu dekat pihaknya akan memamggil pihak-pihak yang bersangkutan.
“InsyaAllah kalau tidak ada kendala Senin ini akan kami panggil. Akan dikoordinasikan, apa masalahnya. Karena laporan itu dibutuhkan secepatnya. Sebab nanti akan dijadikan bahan audit BPK,” tambah mantan Kepala Disdik Sumenep itu.
Pihaknya berharap, sisa laporan tersebut bisa segera terkumpul. Maksimal akhir Maret ini. Sebab jika terlalu lama akan berdampak terhadap pencairan DD 2019. “Semoga bisa segera selesai. Karena hanya tinggal empat,” harap dia.
Sekadar diketahui, sebagai upaya percepatan penyelesaian laporan, sebelumnya DPMD telah membentuk tim yang berjumlah belasan orang. Mereka bertugas membantu pemerintah desa merampungkan laporan tersebut.
“Desa-desa yang belum selesai dipanggil. Kami bantu mereka. Kami telah membentuk tim percepatan fasilitasi tentang penyelesaian laporan keuangan desa,” ungkap Masuni, beberapa waktu lalu. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)