PAMEKASAN, koranmadura.com – Memasuki masa peralihan musim penghujan ke musim kemarau atau pancaroba seperti saat ini, cuaca sangat mempengaruhi kesehatan makhluk hidup. Terlebih pada hewan yang rentan terserang pengakit akibat kondisi iklim yang berubah-ubah secara tiba-tiba.
Di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, banyak hewan ternak jenis unggas yang terserang penyakit, seperti ayam, bebek, dan sejenisnya. Bahkan, unggas sakit yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematiaan.
Hal itu disampaikan Kasi Pengamatan Penyakit Hewan dan Pelayanan Medik Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pamekasan, Moh Fachrur Rosi. Menurutnya, para pemilik ternak harus mewaspadai serangan penyakit agar bisa terselamatkan.
“Yang paling rawan terserang penyakit saat seperti ini jenis unggas, bahkan kalau tidak cepat ditangani bisa menular yang bisa menyebabkan banyak ternak mati. Hewan besar seperti sapi dan kambing juga bisa juga terserang penyakit,” kata Rosi.
Lanjut dokter hewan ini, meskipun virus yang menyerang hewan besar itu tidak banyak kasus, namun harus tetap diwaspadai. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memberikan pakan yang bagus dan tidak mengandung bahan berbahaya.
“Kadang itu pemilik sapi kurang awas saat menyabit rumput untuk pakan, misal rumput yang baru 2 hari semprot obat tidak sengaja diberikan pada sapinya, hingga menyebabkan keracunan dan meninggal,” katanya. (ALI SYAHRONI/DIK)