SUMENEP, koranmadura.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A. Busyro Karim, meresmikan tiga gedung rawat inap Puskesmas sekaligus. Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, Selasa, 26 Maret 2019.
Tiga gedung rawat inap itu masing-masing Puskemas Pasongsongan, Guluk-Guluk, dan Rubaru yang dibangun 2018 lalu. Peresmian tersebut dipusatkan di Puskesmas Pasongsongan. Bupati didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Nurfitriana, dan Kepala Dinas Kesehatan, A. Fatoni.
Bupati mengatakan, tantangan dalam bidang kesehatan harus disikapi secara tepat. Selain fasilitas kesehatan yang harus terus ditingkatkan, pelayanan petugas kepada masyarakat juga harus berbanding lurus.
Menurutnya, petugas kesehatan tidak boleh hanya mengembangkan kompetensi keahlian dan manajerial, tapi harus mampu meningkatkan kepribadian dalam berinteraksi dengan masyarakat. “Sebagai petugas kesehatan harus bisa berkomunikasi baik dengan masyarakat, serta penuh perhatian kepada pasien,” katanya.
Bupati menjelaskan, semua itu penting diperhatikan dan diimplementasikan supaya masyarakat yang membutuhkan pelayanan merasa senang meski sedang di berada di Puskesmas.
“Dan saya berharap pelayanan yang baik itu tidak hanya untuk kalangan tertentu saja. Semua masyarakat yang datang ke Puskesmas harus dilayani dengan baik. Jangan sampai terkesan acuh tak acuh dan tidak bersahabat. Apalagi nada suaranya seperti orang marah,” imbuhnya.
Di samping itu, semua petugas kesehatan juga harus berpegang pada Standar Operasional Prosedur (SOP) Puskesmas. “Dan yang tak kalah penting, saya berharap petugas kesehatan bekerja dengan ikhlas melayani masyarakat,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)