PAMEKASAN, koranmadura.com – Toko milik Muhammad (65), warga Dusun Sobih, Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, Pamekasan, yang dikontrak oleh Ahmad (55), warga asal Desa Lenteng, Sumenep, hangus terbakar, Senin, 8 April 2019, sekitar pukul 06.00 WIB. Kebakaran tersebut dipicu percikan api yang berasal dari kompor gas.
Kapolsek Waru Pamekasan, AKP Jauhari menjelaskan, kejadian bermula saat Ahmad sedang menghangatkan Bakso memakai kompor gas untuk persiapan berjualan keliling. Secara bersamaan, Fadilah yang merupakan menantu Muhammad sedang menuangkan bensin ke botol untuk dijual eceran.
“Tidak disadari di samping Bakpak Ahmad kurang lebih 1 meter bapak Fadilah (Menantu Bapak Muhammad) sedang menuangkan bensin untuk dijual eceran. Tiba-tiba api menjalar dan terjadilah percikan api. Karena di lokasi banyak bensin, maka mengakibatkan kebakaran,” terang AKP Jauhari.
Lanjutnya, Ahmad berteriak minta tolong kepada masyarakat untuk memadamkan api tersebut. “Api dapat di padamkan oleh bantuan warga sekitar sekira pukul 07.30 WIB dan pukul 08.00 WIB Damkar telah sampai di lokasi kebakaran,” paparnya.
Dia menambahkan, kerugian ditaksirkan berkisar antara Rp 60 juta. “Bangunan toko sekitar Rp 50 juta dan materi di dalam toko (bensin ecer) dan (bahan bakso) sekitar Rp 10 juta. Jadi total sekitar kurang lebih Rp 60 juta,” pungkasnya. (SUDUR/ROS/VEM)