SUMENEP, koranmadura.com – Hingga H+9 pencoblosan yang telah berlangsung pada 17 April lalu, logistik Pemilu 2019 yang telah kembali ke gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Madura, Jawa Timur, baru sekitar 40 persen.
Pasalnya, hingga sekarang belum semua PPK di kabupaten paling timur Pulau Madura ini menyelesaikan proses rekapitulasi hasil pemilihan di tingkat kecamatan.
“Proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 di tingkat kecamatan beberapa sudah selesai. Tapi ada beberapa yang masih belum,” ungkap Ketua KPU Sumenep, A. Warits, Jumat, 26 April 2019.
PPK yang telah menyelesaikan proses rekapitulasi rata-rata yang ada di wilayah daratan. Khusus PPK di wilayah kepulauan, menurut dia yang sudah menyelesaikan proses rekapitulasi hanya di Kecamatan Giligenting dan Nonggunong.
Sementara di kepulauan terjauh, seperti Kecamatan Masalembu dan Arjasa (di Pulau Kangean) masih dalam proses. “Kalau Kecamatan Kangayan susah dihubungi,” tambah mantan Ketua Lakpesdam NU Sumenep itu.
Selebihnya, dia berharap, rekapitulasi di tingkat PPK secepatnya selesai. Warits juga berharap, khususnya di wilayah kepulauan, tidak ada kendala teknis yang dapat menghambat proses rekapitulasi. Misalnya terjadi gelombang tinggi.
“Karena sebagaimana diketahui, seperti di Sapeken, desanya di sana ada di pulau yang berbeda-beda. Mudah-mudahan angin dan cuacanya bersahabat. Sehingga bisa cepat selesai,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)