SUMENEP, koranmadura.com – Meski proses rekapitulasi di tingkat kecamatan belum selesai sepenuhnya, namun partisipasi masyarakat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di Pemilu 2019 diprediksi mencapai 80 persen.
Hal itu dismpaikan Koordinator Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumenep, Abdur Rahem. “Kalau melihat antusiasme masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019 lalu, saya kira tingkat partisipasi masyarakat mencapai sekitar 80 persen,” ujarnya.
Menurut dia, tingginya tingkat partisipasi masyarakat itu karena Pemilu yang telah berlangsung pada 17 April lalu tidak hanya memilih calon presiden dan wakil presiden. Tapi juga memilih calon anggota legislatif.
Jika prediksi itu tak meleset, maka partisipasi masyarakat di Pemilu 2019 melampaui target Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat yang optimis angkanya mencapai 70 persen.
“Kami menargetkan sekitar 70 persen untuk tingkat partisipasi masyarakat. Syukur-syukur kalau lebih dari itu,” ujar Komisioner KPU Sumenep, Malik Mustafa, sebelum hari pencoblosan.
Sekadar diketahui, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Sumenep pada Pemilu 2019 lalu sebanyak 872.764 orang, terdiri dari 410.522 laki-laki dan 462.242 perempuan. Mereka menyalurkan hak pilihnya di sebanyak 4.319 Tempat Pemungutan Suara (TPS). (FATHOL ALIF/SOE/VEM)