BANGKALAN, koranmadura.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangkalan, Madura, Jawa Timur menyatakan bahwa di salah satu desa di daerahnya masih berpotensi terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) lagi setelah pada 22 April 2019 juga digelar hal yang sama di Desa Banyoning Laok, Kecamatan Geger.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Ahmad Mustain Saleh. Menurutnya, kemungkinan ada PSU lagi, yaitu di Desa Kampak.
“Yang sudah penghitungan ulang 2 TPS dan PSU 1, tidak tahu ini, ada kemungkinan PSU lagi di desa Kampak, Kecamatan Geger. Saat ini sedang kami kaji,” tutur Mustain, sapaan akrab Ahmad Mustain Saleh, Rabu, 24 April 2019.
Kemungkinan terjadi PSU lagi, kata Mustain setelah ada laporan dari masyarakat setempat ada indikasi kecurangan yang terjadi saat Pemilu berlangsung, yaitu salah satu oknum melakukan pencoblosan lebih dari satu kali.
“Di Kecamatan Geger, di Desa Kampak ada informasi dari masyarakat terkait video upaya pencoblosan lebih dari sekali. Dan kami masih mengkaji, mudah-mudahan hari ini kami bisa memutuskan apakah mau di PSU atau bagaimana nantinya,” jelasnya.
Namun ditanya lebih jauh di TPS mana saja yang berpotensi PSU, Bawaslu masih belum bisa memastikan, karena menurutnya, perkara ini masih diselidiki terkait TPS mana yang bermasalah.
“Untuk TPSnya sedang kami kaji karena kami menerimanya dalam bentuk video, informasinya di Desa Kampak, Kecamatan Geger. Tinggal kami telusurinya TPS berapa,” ungkapnya. (MAIL/SOE/VEM)