PAMEKASAN, koranmadura.com – Hasil perolehan suara Partai Persatauan Pembangunan (PPP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang meliputi Kecamatan Kota dan Tlanakan, diduga hilang saat rekapitulasi di tingkat Kecamatan.
Menurut Ketua PAC PPP Kota Pamekasan, Hanafi, perolahan suara partai berlambang kakbah tersebut utuh saat masih di TPS dan Desa. Namun, kata dia, saat rekapitulasi di Kecamatan pengurus PAC dan Celag PPP terkejut, karena terdapat 102 suara yang hilang.
“Suara PPP berkurang 102 saat rekapitulasi di Kecamatan, padalah di TPS dan Desa masih utuh,” kata Hanafi, saat dikonfirmasi via telepon.
Akibat berkurangnya perolehan suara, lanjut Hanafi menjelaskan, peluang PPP mendapatkan dua kursi di Dapil 1 tertutup. “Kalau perolehan suara tidak hilang, kami pastikan dapat dua kursi di Dapi 1,” unhkapnya.
Hanafi sendiri mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke Bawaslu Pamekasan pada, Jumat, 26 April 2019. “Sudah kami laporkan ke Bawaslu Jumat kemarin,” bebernya.
Sementara Ketua Bawaslu Pamekasan, Abdullah Saidi mengatakan akan segera menyelesaikan peroalan tersebut. Bawaslu akan memediasi kedua belah pihak PPP dan PPK Kota untuk mengecek ulang model C1.
“Laporannya sudah kami terima, nanti kami minta PPP dan PPK mengecek ulang C1, kerena acuan menyelesaikan dugaan hilangnya suara PPP tetap C1,” pungkasnya. (RIDWAN/ROS/DIK)