PAMEKASAN, koranmadura.com – Sejumlah relawan Caleg PPP dari Dapil IV Ubaidillah mendatangi Kantor Badan Pengawas (Bawaslu) Pamekasan, Madura Jawa Timur, Senin, 29 April 2019.
Kedatangan mereka untuk melaporkan dugaan kecurangan di TPS lantaran terjadi ketidak sesuaian data DAA1 dan C1. “Jumlah perolehan suara di DAA 1 dan C1 itu tidak sama, itu temuan kami,” kata tim relawan Caleg PPP nomor urut 02, Abdul Hadi.
Selain itu, pihaknya meminta kepada Bawaslu Pamekasan untuk melakukan pemungutan suara ulang di TPS 26 dan 25 Dusun Deleman, Desa Kadur, karena hampir 100 persen surat suara di TPS itu terjeblos semua, sementara banyak warga yang merantau dan meninggal.
“Di Dusun Daleman itu di TPS 26 dengan jumlah DPT 209 hampir 100 persen tercoblos semua, akan tetapi ketika saya turun ke lapangan banyak di situ tidak ada orangnya, namun tercoblos padahal disitu banyak orang yang merantau dan meninggal,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Said mengatakan bahwa berkas yang dilaporkan sudah masuk, tinggal proses verifikasi. “Kami akan tetap menindaklanjuti hal itu. Yang penting persyaratan yang meliput persyaratan formil dan meterilnya dipenuhi, termasuk alat buktinya.” ujarnya. (SUDUR/SOE/DIK)