BANGKALAN, koranmadura.com – Seorang pemuda bernama Samsul Anam (30), warga Desa Kolla, Kecamatan Modung, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dibacok orang tak dikenal, Kamis kemarin, 18 April 2019. Kejadian itu mengakibatkan korban meninggal dunia.
Korban yang bekerja sebagai operator kren di PT Sarina Surabaya tersebut ditemukan tergeletak oleh Halim, salah seorag saksi di pinggir jalan raya Kmp Haltah, Desa Kolla, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan.
“Saat bik Arma (saudara sepupunya, red) berjerit-jerit minta tolong, saya langsung menghampiri dan korban sudah posisi tergeletak di tengah jalan,” papar Halim, Jumat, 19 April 2019 saat dihubungi via telepon oleh koranmadura.com.
Halim yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian ikut menolong korban yang ditemukan tergeletak di jalan. Korban, lanjut Halim, diangkat untuk dievakuasi ke salah satu rumah warga di tempat kejadian.
Halim pun masih belum bisa memastikan secara jelas motif pembacokan tersebut. Sebab, kata Halim, korban tersebut jarang ada di Madura, korban lebih sering ada di surabaya karena kerja di sana.
“Soal motif saya kurang paham, karena korban jarang pulang ke rumahnya, korban kan kerja di Surabaya, ya mungkin ada pecoblosan kebetulan saat itu korban pulang ke Madura,” ungkapnya.
Saksi lain, yang tidak mau disebutkan namanya di media, menjelaskan bahwa motif kejadian pembacokan diduga masalah asmara.
“Saya kurang faham juga yang jelas masalah apa, tapi saya denger-denger karena percintaan,” ungkap salah seorang warga yang satu kampung dengan korban.
Sementara Satreskrim Polres Bangkalan, AKP Jenny menyebutkan, belum menemukan titik terang terkait pelaku pembacokan dan apa motif dari pembacokan tersebut. “Masih belum jelas, dalam penyelidikan,” ungkapnya, singkat. (MAIL/ROS/DIK)