SUMENEP, koranmadura.com – Hari Raya Idul Fitri 2019 atau 1 Syawal 1440 Hijriyah sudah di depan mata. Masyarakat sudah banyak yang belanja keperluan. Sehingga tempat-tempat perbelanjaan semakin ramai dikunjungi pengunjung.
Kondisi seperti itu juga tampak di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pasar-pasar tradisional maupun modern mulai ramai. Hal itu menandakan tingkat peredaran uang di kabupaten paling timur Pulau Madura ini semakin meningkat.
Untuk itu, masyarakat diingatkan agar mewaspadai peredaran uang palsu menjelang Hari Raya Idul 1440 Hijriah. Sebab tidak menutup kemungkinan, ada oknum-oknum tak bertanggung jawab yang memanfaatkan kondisi seperti sekarang.
“Kami berharap masyarakat waspada terhadap peredaran uang palsu jelang Hari Raya Idul Fitri. Karena biasanya, jelang lebaran gejala yang sering ada memang peredaran Upal. Bahkan di daerah-daerah lain ada yang sudah tertangkap. Tapi mudah-mudahan di Sumenep tidak ada,” ujar Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Tego S Marwoto.
Untuk memastikan tidak ada oknum-oknum yang mencoba mengambil lesempatan di saat seperti sekarang dengan mengedarkan uang palsu, menurut dia pihaknya telah menempatkan anggota di sejumlah titik.
“Saya sudah menempatkan anggota di beberapa titik. Seperti di pasar. Karena perdaran uang yang sangat masif di saat seperti sekarang memang di pasar-pasar,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)