SUMENEP, koranmadura.com – Kepolisian Resort Sumenep, Madura, Jawa Timur mengerahkan 211 personel dalam rangka pengamanan arus mudik lebaran Idul Fitri 2019.
Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan, ratusan personel tersebut merupakan gabungan dari Unsur TNI, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Perinciannya sebanyak 111 anggota, 38 anggota TNI, 4 anggota dari Dishub, 4 anggota dari Linmas, 4 anggota dari Satpol PP, 4 anggota dari Pemadam Kebakaran (Damkar), 36 orang anggota dari Dinas Kesehatan (Dinkes), 4 orang dari KSOP Kalianget , 2 unit derek dan 4 dari Patkamla.
“Mereka akan mulai pam dalam rangka operasi semeru 2019 pada 29 Mei 2019 dengan diawali apel pasukan pada 28 Mei 2019 nanti,” katanya.
Saat menjalankan tugas, ratusan personel bakal disebar di sejumlah tempat yang dianggap vital. Seperti di seputaran kota Sumenep, Pelabuhan Kalianget, Pelabuhan Dungkek, Pelabuhan Tanjung dan ditempat tempat wisata yang ada di Kota Sumekar ini.
“Sesuai intruksi Pimpinan diharapkan kepada semua petugas di semua Polsek melakukan pengawasan extra ketat, demi keamanan arus mudik dan arus balik, termasuk untuk rute perjalanan laut,” jelas Polwan yang juga menjabat sebagai Kapolsek Sumenep Kota itu.
Guna menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas, Polres Sumenep mendirikan Pos pengamanan di sejumlah titik, semisal di dekat perbatasan Kabupaten Sumenep – Pamekasan, dan didekat Masjid Jamik Sumenep, atau sebelah barat Taman Bunga.
Meski begitu, pihaknya berharap pemudik nanti tetap menjaga keselamatan dengan cara selalu waspada dan hati-hati dalam perjalanan, baik warga yang mudik dengan menggunakan motor, mobil, pesawat dan juga kapal laut.
“Kami harap warga saat mudik agar berhati hati, jangan sampai tergesa gesa, jaga keselamatan, keluarga menanti di rumah,” tegasnya. (JUNAIDI/BETH/DIK)