PAMEKASAN, koranmadura.com – Pelatih Madura United, Dejan Antonic mengaku laga pekan ke-2 Liga 1 2019, yang mempertemukan Barito Putera versus Madura United di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Jumat malam, 24 Mei 2019, penuh emosi, terutama di babak pertama.
“Babak pertama pertandingan terlalu panas, gak enak untuk ditonton, banyak free kick, banyak kartu kuning, saya pikir dua tim mulai panas-panas. Saya bilang wasit harus control the game, bukan pemain control the game,” kata Dejan Antonic, Sabtu, 25 Mei 2019.
Barito Putera maupun Madura United tidak mampu menciptakan gol di babak pertama, satu-satunya gol baru lahir dari kaki Andik Vermasyah usai menerima umpan dari Zulfandi, yang kemudian dikonversikan jadi gol pada menit 59′.
“Saya bilang kepada Andik Vermansyah di ruang ganti, harus bermain bagus dan bisa mengontrol emosi. Hasilnya, Andik sendiri yang mencetak gol untuk kemenangan tim,” ungkapnya.
Atas kemenangan dari Barito Putera, Madura United mengoleksi 6 poin dan nangkring di posisi pertama klasemen sementara Liga 1 2019. (RIDWAN/ROS/DIK)