SUMENEP, koranmadura.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengaku sudah melakukan survei. Jelang lebaran Idul Fitri 1440 H/2019, para pedagang di kabupaten paling timur Pulau Madura ini sudah mulai menyetok barang.
“Kami dari Kadin Sumenep sudah melakukan survei ke pasar-pasar. Sekarang pedagang sudah mulai menyetok barang,” kata Ketua Kadin Sumenep, Hairul Anwar.
Menurut dia, para pedagang mulai menyetok barang untuk persiapan lebaran tahun ini, terutama untuk kebutuhan sejak H-7 hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri.
Selama tidak berlebihan, menurut Hairul, pedagang yang setok barang untuk persiapan lebaran masih wajar. Sebab, biasanya, ketika H-7 sampai H+7 truk-truk besar pengangkut sembako atau barang-barang dagangan tidak boleh beroperasi.
“Saya sudah sampaikan kepada pihak kepolisian pada saat rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), bahwa kalau semua diselesaikan semua dengan hukum, misalnya stok barang sedikit saja diselesaikan melalui mekanisme hukum, lalu siapa yang mau berusaha di negara kita ini,” ujarnya.
Selebihnya, Hairul menyampaikan bahwa untuk mengendalikan harga jelang lebaran pemerintah harus menekan spekulan yang ada. Namun khususnya di Sumenep, menurut dia tidak ada spekulan. “Karena kalau ada yang nyetok barang, itu tidak banyak,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)