SAMPANG, koranmadura.com – Antisipasi munculnya percikan kegaduhan pasca rekapitulasi perolehan suara pemilu 2019 di tingkat kabupaten, Polres Sampang terjunkan sebanyak 225 personel gabungan TNI/Polri untuk patroli skala besar di empat titik kerawanan.
“Operasi Patroli Skala Besar ini kami terjunkan di empat titik diantaranya kantor KPU, Bawaslu, dua gudang logistik Kotak surat suara yang berada di kantor Dishub dan di jalan Makbul,” tutur Kabag Ops Polres Sampang, Kompol Sulardi, usai memimpin apel pasukan Patroli Skala Besar di halaman Mapolres setempat, sekitar pukul 22.00 wib, Sabtu, 11 Mei 2019.
Lanjut Kompol Sulardi menyatakan, selain berpatroli di lokasi tersebut, ratusan personel juga dikerahkan untuk peningkatan Kamtibmas yakni antisipasi keberadaan balapan liar (bali) dan penggunaan mercon di bulan Ramadan.
“Kalau terkait bali, jalanan yang biasa dijadikan lokasi biasanya di Jalan Makbul karena sepi dan lampunya kurang memadai. Sedangkan kaitannya dengan mercon, kami akan melakukan pengamanan bagi yang membakar mercon untuk dimintai keterangan asal-usul mercon yang didapatnya. Sedangkan untuk penjual, nanti kami lakukan pemeriksaan dan sosialisasi,” paparnya.
Lebih lanjut, Kompol Sulardi menyampaikan, operasi patroli gabungan skala besar akan dilakukan secara rutin berdasarkan situasi dan kondisi.
“Tapi yang jelas setiap malam minggu kami lakukan patroli skala besar. Dan nanti juga ada operasi Tumpas Semeru,” jelasnya.
Pihaknya berharap kepada masyarakat agar menjaga bulan suci Ramadhan yang penuh berkah tersebut untuk menghindari bali dan pembakaran mercon. (MUHLIS/ROS/VEM)