KORANMADURA.com – Satu lagi petugas KPPS yang meninggal dunia pascapencoblosan. Petugas KPPS TPS 65 Kelurahan Cipayung, Depok, Ahmad Fauzi, meninggal dunia pada Kamis (2/5) dini hari tadi.
“Meninggal tadi malam sekitar pukul 01.00 WIB. Saya sudah dikonfirmasi sama anggota dan Ketua KPPS-nya, diduga karena kelelahan,” kata Ketua PPS Cipayung, Depok Sobari saat dihubungi wartawan, Kamis (2/5/2019).
Sobari mengatakan, kondisi kesehatan Fauzi menurun pascapencoblosan. Fauzi juga sempat dirawat di RS Bhakti Yuda selama beberapa hari.
“Pascapemilu sempat ngedrop kesehatannya, terus beberapa hari setelah pelaksanaan sempat dirawat di Bakti Yuda. Sempat sekitar 4-5 hari itu dirawat di sana,” lanjutnya.
Setelah menjalani perawatan di RS Bhakti Yuda, korban dibawa pulang ke rumahnya. Korban menghembuskan napas terakhir pada Kamis (2/5) dini hari tadi.
“Mungkin kondisinya sudah terlalu kelelahan,” ucapnya.
Sobari mengatakan, para petugas memang bekerja lembur setelah pemungutan suara 17 April lalu. Bahkan para petugas baru bisa pulang pada Kamis (18/4) pagi setelah perhitungan suara di TPS selesai.
“Nah pak almarhum Ahmad Fauzi ini memang udah lelah banget, sempat di-break istirahat di rumah masing-masing sampai pukul 07.00 WIB dimulai lagi,” lanjutnya.
Almarhum Fauzi dimakamkan di TPU Karet Cipayung. Almarhum meninggalkan tiga orang putri dan seorang istri
“Sejauh ini sudah kita sampaikan ke KPU, instansi pemerintah mudah-mudahan bisa disetujui agar ada bantuan untuk korban, sudah kita ajukan dan kita bantu proses administrasi kematian, ahli waris dan sebagainya agar proses dipercepat dan dipermudah gitu,” tuntasnya.
(DETIK.COM/ROS/VEM)