BANGKALAN, koranmadura.com – Polisi memastikan bahwa masyarakat Bangkalan, Madura, Jawa Timur tidak ada yang ikut gerakan pepole power.
Kepastian itu didapat dari Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan. Menurutnya, selama melakukan sweeping di jalan akses Suramadu, pihaknya masih belum menemukan masyarakat Bangkalan yang secara kelompok ikut gerakan people power yang inkonstitusional.
“Secara kelompok kami tidak menemukan masyarakat Bangkalan ikut gerakan people power ke Jakarta, tapi kalau secara perorangan kami masih dalami,” kata Boby, sapaan akrab AKBP Boby Pa’ludin Tambunan.
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Wakil Bupati Bangkalan, Mohni. Mohni percaya masyarakat Bangkalan tidak akan berangkat ke Jakarta untuk ikut gerakan people power.
“Saya percaya masyarakat Bangkalan tidak akan ke Jakarta, ikut-ikutan gerakat people power,” ungkapnya dengan percaya diri.
Orang nomor dua di Kota Salak ini juga mengimbau kepada lapisan masyarakat Bangkalan agar tidak beranjak dari kota Bangkalan dan ikut gerakan pepole power yang inkonstitusional ini.
“Masyarakat Bangkalan agar tidak ikut-ikutan ke Jakarta, cukup menunggu hasil keputusan KPU dari rumah masing-masing saja,” imbaunya. (MAIL/SOE/VEM)