SAMPANG, koranmadura.com – Bersilaturahmi ke Masjid Babur Rohman, di Dusun Somber, Desa Robatal, Kecamatan Robatal, Bupati dan Wakil Bupati Sampang, Slamet Junaidi dan Abdullah Hidayat beserta rombongan Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Forkopimpcam kembali menyerap aspirasi masyarakat setempat.
Kepala Desa Robatal Hj Mafudah menyampaikan, persoalan urgen yang dialami warganya yaitu persoalan kebutuhan air bersih yang setiap tahunnya dirasakan ketika musim kemarau. Sehingga dengan kedatangan Bupati dan Wakil Bupati ke Desanya, pihaknya mengaku gembira.
Menurutnya, masyarakat tampak sangat antusias ketika bupati berjanji akan menyelesaikan persoalan kebutuhan air bersih di tahun ini. “Keseluruhan desa di Robatal membutuhkan air bersih karena sejauh aliran air dari sumber payung di Kecamatan Ketapang masih terbatas di Kecamatan Robatal. Dan itu menjadi keluhan pertama masyarakat Robatal,” ujarnya.
Lanjut pihaknya menyampaikan, ketika musim kemarau tiba, masyarakat robatal untuk memenuhi kebutuhan air bersih kebanyakan membeli air seharga Rp 300-350 ribu per tanki. Bahkan pihaknya membantunya dengan anggaran seadanya untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warganya. Menurutnya, pihaknya yang juga berupaya membangun sumber air tadah menggunakan Dana Desa, diakuinya tidak maksimal untuk mencukupi kebutuhan warga Robatal.
“Tahun ini, air bersih yang dari sumber Payung, Ketapang akan teraliri ke Robatal. karena di Robatal sendiri dari dulu sangat kesulitan air bersih. Untuk air tadah di Robatal, kami sudah punya dua, tapi belum juga mencukupi karena ketika kemarau selalu kering. Bahkan dengan hanya mengandalkan sumur tua, masyarakat harus bergadang menunggu antrian dengan warga lainnya,” ungkapnya.
Sementara Bupati Sampang, Slamet Junaidi menyampaikan, kebutuhan yang paling urgen di Desa Robatal yaitu persoalan kebutuhan air bersih. Oleh karenanya, tahun ini pihaknya berupaya menyelesaiakan keluhan tersebut dengan penambahan sambungan pipa air bersih dari Sumber Payung menuju warga Robatal.
“Sementara ini kami berikan 60 kartu pelanggan PDAM kepada warga, karena memang di Robatal sangat membutuhkan air bersih,” ucapnya.
Lanjut pihaknya berjanji, tahun ini akan menyelesaikan persoalan pemerataan kebutuhan air bersih di wilayah Kecamatan Robatal. Oleh karenanya kami berharap kepada masyarakat agar sama-sama menjaga dan mempunyai rasa memiliki agar program yang dilakukan pemerintah terus berkesinambungan.
“Selain persoalan air bersih, kami berupaya melakukan peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Robatal agar peningkatakan perekonomian masyarakat Robatal lebih berkembang.
“Boleh unjuk rasa sebagai bentuk menyampaikan aspirasi karena proses itu semua proses demokrasi, boleh kecewa karena ini bagian dari kontestasi. Tapi kami berharap kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga kemanan dan kondusifitas Kabupaten Sampang seperti kejadian kemarin malam di Tambelangan. Dan kami berharap agar masyarakat sama-sama juga mempunyai rasa memiliki untuk kemajuan Sampang ke depan agar program yang kami lakukan terus berkesinambungan,” harapnya.
Di akhir acara safari ramadan, Bupati Sampang juga menggelar santunan kepada anak yatim dan kaum Duafa bagi masyarakat Robatal. Tidak hanya itu, bupati juga memberikan bantuan pembangunan masjid tersebut yang diserahkan pangsung kepada ketua takmir masjid Babur Rohman. (MUHLIS/ROS/VEM)