SUMENEP, koranmadura.com – Jumlah tenaga medis di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum ideal. Terdapat sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang kekurangan tenaga medis, itu karena belum adanya rekrutmen.
Salah satunya di Puskesmas Ganding dan Guluk-Guluk. Dua Puskesmas itu masih kekurang dokter umum. Selain itu juga di Puskesmas Giligenting dan Masalembu, sampai saat ini belum ada dokter gigi.
Kekurangan tenaga medis itu dibenarkan oleh Kabid Sumber Daya Kesehatan SDK Dinas Kesehatan Sumenep Moh. Nur Ihsan. Meskipun formasi tenaga medis belum sepenuhnya lengkap, menurutnya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal, karena sudah ada dokter yang piket setiap hari.
“Ada juga (pasien) yang ditangani oleh perawat di bidangnya. Sehingga, pelayanan medis tetap terlayani secara maksimal,” katanya, Jumat, 14 Juni 2019.
Namun begitu kata Nur Ihsan, kekurangan tersebut menjadi atensi agar pelayanan kesehatan pada masyarakat kedepan lebih maksimal.
“Kami sudah memetakan kekurangan itu. Yang jelas akan segera ditindaklanjuti agar bisa terisi kekurangan tenaga medis tersebut,” tuturnya.
Setelah itu, menurut Ketua PPNI Sumenep ini, pihaknya akan mengajukan kepada bupati terkait pengisian kekurang tenaga medis ini. “Seperti apa petunjuk terkait kekurangan ini, baru tindaklanjuti. Tapi, yang jelas ini menjadi atensi kami,” tandasnya. (JUNAIDI/DIK)