SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam hal ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) akan menjadikan Kecamatan Rubaru sebagai kawasan agropolitan.
Kawasan agropolitan sendiri merupakan kawasan yang akan jadi sentra produk-produk pertanian. Nantinya kawasan ini mengembangkan produk unggulan di daerah tersebut, yakni bawang merah yang telah diakui, baik kualitas maupun kuantitasnya.
Selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di daerah tersebut, kawasan baru ini juga diharapkan bisa menjadi sorotan wisatawan dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan.
Dengan kehadiran kawasan agropolitan ini, ketika wisatawan ke Sumenep mereka tidak hanya bisa menikmati keindahan pantai yang sejauh ini masih menjadi destinasi wisata unggulan, tapi juga dapat menikmati kawasan pertanian (agro wisata).

“Di kawasan agropolitan itu nantinya akan menjadi sentra produksi pertanian yang dikelola secara maksimal,” ujar Kepala Bappeda Sumenep melalui Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Ekonomi Bappeda Sumenep, Roni Agus Rijanto, Selasa, 25 Juni 2019.
Untuk mewujudkan kawasan agropolitan tersebut, menurut dia ke depan di sana akan dilakukan peningkatan jalan produksi. Pemerintah berencana juga akan membangun terminal agrobisnis dan menyediakan pasar agro yang akan menjadi tempat berkumpulnya hasil produk pertanian di daerah itu.
Selain pertanian, sebagai penunjang di kawasan agropolitan itu nantinya juga akan dikembangkan peternakan, khususnya sapi. Jika selama ini peternakan sapi hanya dibesarkan kemudian dijual, ke depan akan dikembangan sentra sapi yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan.
Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali ke alam, mengembangkan potensi wilayah yang ada. “Mari kita manfaatkan lahan-lahan yang memang potensial sekali di sana untuk pertanian, khususnya bawang merah,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)