BANGKALAN, koranmadura.com – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur akan dicairkan pada 20 Juni 2019 ini.
Menurut Kabid pemberdayaan Sosial Dinas Sosal setempat, Didik Yanuardi mengatakan bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut tidak bisa ditukarkan dengan semua bahan sembako. Pemerintah hanya bisa menyediakan barang berbetuk beras saja yang bisa ditukarkan di e-warung.
Kata Didik, awalnya uang Rp 110 ribu yang ada di dalam saldo Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) tersebut bisa ditukarkan dalam bentuk beras atau telor, namun setelah dikaji oleh pihaknya, telor mempunyai resiko tinggi terutama di kawasan pegunungan.
“Resikonya tinggi kalau telor, karena telor tersebut gampang pecahnya. Apa lagi ketika mengirim ke daerah pegunungan. Selain itu telor gampang busuknya. Kalau beras kan tidak ada busuknya,” katanya, Rabu 12 Juni 2019
Dia menambahkan, untuk sementara ini PKM hanya bisa menukarkan saldo yang ada di dalam KKS dalam bentuk komoditas beras saja. “Untuk saat ini pemerintah hanya bisa menyediakan beras untuk ditukarkan,” tambahnya.
Selain itu, para KPM juga hanya bisa menukarkan saldo yang ada di dalam KKS di e-warung yang sudah ditentukan oleh bank yang berwenang. Tetapi minimal setiap desa ada satu e-warung yang sudah ditentukan.
“Minimal satu e-warung di satu desa, namun e-warungnya bisa lebih di satu desa jika jumlah PKM di desanya banyak,” katanya. (MAIL/DIK)