BANGKALAN, koranmadura.com – Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kerap kali menjadi korban pembegalan. Kali ini, dialami Misnati (20) asal Desa Kajuanah, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan.
Mahasiswa jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu dibegal di Jalan Raya Desa Pandebeh, Kecamatan Kamal, Selasa 25 Juni 2019 saat korban mengendarai motor Vario 125 bersama Kholik, teman Misnati. Korban mengalami luka sobek bagian tangan dan kepala.
Menurut keterangan dari Kepolisian, kronologi pembegalan tersebut terjadi saat Kholik dan Misnati mengendarai motor menuju Surabaya. Namun secara tiba-tiba motor Supra 125 warna abu-abu yang diboncengi tiga orang memepet motor korban sehingga korban berhenti dipinggir jalan.
“Yang cowok atas nama kholik, temannya Misnati itu sempat melawan, tapi oleh pelaku begal dibacok sehingga mengalami luka ringan di bagian tangan kanan,” kata Kapolsek Kamal, AKP Abdul Kadir.
Namun Si cewek atas nama Misnati, lanjut AKP Abdul Kadir, ingin menyelamatkan barang berharganya di dalam jok motornya, tetapi secara tiba-tiba pelaku begal membacok dari arah belakang korban sehingga Misnati mengalami luka sobek di bagian tangan kanan dan kepala.
“Setalah membacok pelaku itu langsung mengambil motor korban dan membawa lari ke arah Pandebeh,” sambungnya.
Sementara ciri-ciri 3 pelaku tidak memakai helm. Sementara dua pelaku memakai baju putih dan yang satunya memakai baju gelap. “Pelaku begal ketiga-tiganya masih muda,” imbuhnya.
Kedua Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kamal, namun karena Misnati mengalami lukan parah di bagian tangannya, maka dia dirujuk ke RSUD Bangkalan. (MAIL/DIK)