SUMENEP, koranmadura.com – Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Halalbihalal di Aula Hotel C1, Jumat, 28 Juni 2019.
Acara yang bertemakan “Spirit Membangun Keluarga Sakinah Melalui Momentum Halalbihalal” ini dihadiri oleh Honnaniyah Salim yang sekaligus sebagai narasumber.
Hadir pula Ketua TP PKK Nurfitriana Busyro Karim, Ketua Dharma Wanita Husnol Khotimah, jajaran Wakil Ketua dan pengurus GOW, serta seluruh utusan dari berbagai organisasi Wanita yang ada di Kota Sumekar.
Mengawali sambutannya, Ketua GOW Sumenep Nia Kurnia Fauzi melalui Husnol Khotimah, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Taqobballahu Minna wa Minkum mohon maaf lahir dan batin.
“Mewakili Ibu Ketua Ibu Nia Kurnia Fauzi mohon maaf tidak bisa bersama kita pada kesempatan kali ini, namun tidak mengurangi rasa hormat, beliau menitipkan salam untuk kita semua, semoga kita dipertemukan dengan ramadan dan syawal yang akan datang,” ucap Ima Rasyiadi panggilan akrab Husnol Khotimah.
Istri Sekda Sumenep itu, mengatakan bahwa digelarnya halalbihalal hari ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi yang selama ini terjalin, sekaligus untuk membangun kebersamaan di sebuah organisasi.
“Mari di momentum kali ini saling bermaaf-maafan, sebab kita tak lepas dari kesalahan yang disengaja ataupun tidak,” ujarnya.
Melalui halalbihalal ini pula, diharapkan mampu dan menjadikan keluarga kita tetap utuh dan sakinah, sebab setiap orang menginginkan keluarganya tetap harmonis sepanjang hayat.
Sementara penasehat GOW Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim, atas nama pribadi dan keluarga, serta ketua TP PKK Sumenep, juga mengucapkan Minal Aidzin wal Faidzin.
“Sebagai manusia tentu saya tak luput dari salah dan hilaf, untuk itu mohon dimaafkan, atau kosong kosong,” ujar istri Bupati Sumenep ini.
Dia menuturkan, untuk menjadikan keluarga sakinah itu perlu tiga bekal, diantaranya bekal spritual, bekal ilmu, serta bekal mental. “Membangun keluarga sakinah itu tak mudah, tapi perlu pengorbanan,” ujarnya.
Perempuan yang juga Calon Legislatif terpilih DPRD Jatim ini menambahkan, sesungguhnya seorang wanita adalah makhluk yang sangat istimewa dan sempurna, sebab sejak dilahirkan sudah menjadi kebahagian bagi semua orang.
“Perempuan itu sungguh sempurna, lahir sebagai pintu surga bagi bapaknya, ketika dewasa penyempurna bagi suami, kemudian ketika menjadi Ibu-ibu kita menjadi surga bagi anak-anak, sebab surga ada di telapak kaki seorang ibu,” pungkasnya. (MADANI/SOE/DIK)