SUMENEP, koranmadura.com – Ploting area tembakau musim tanam 2019 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak ada perubahan dari musim tanam tahun lalu, yaitu 21.893 hektare.
Namun bantuan bibit yang akan diberikan pemerintah setempat kepada para petani tahun ini menurun dibanding tahun lalu. “Untuk bibit gratis turun dabanding tahun lalu. Kalau tahun lalu ada 14 titik, sekarang 10 titik,” kata, Abdul Hamid, Senin, 17 Juni 2019.
Menurut Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan itu, 10 titik penangkaran bibit gratis itu tersebar di sejumlah kecamatan. Di antaranya Guluk-Guluk, Pasongsongan, Ganding, Bluto, Saronggi, Gapura dan Lenteng.
“Anggarannya sekitar Rp 180 juta untuk pembibitan itu. Nanti hasilnya akan diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat atau para petani tembakau,” tambahnya.
Menurut Hamid, adanya penurunan bantuan bibit tembakau gratis yang disediakan pemerintah tahun ini karena disesuaikan dengan ketersediaan yang dimiliki oleh pemerintah.
Pemberian bibit tembakau gratis ini bertujuan untuk merangsang para petani di kabupaten paling timur Pulau Madura agar tetap menanam bibit unggul lokal Sumenep.
“Ptani yang butuh bibit bisa langsung mendatangi titik-titik pembibitan di beberapa kecamatan itu. Kami tidak menentukan (tiap petani bisa mendapat berapa pohon). Tergantung luas areal yang ingin ditanami,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)