SUMENEP, koranmadura.com – Ketika pulang ke kampung halamannya selama 3 hari, Irwan juara D’Academy 2 menemui Bupati Sumenep A Busyro Karim di Rumah Dinas Bupati Senin malam, 24 Juni 2019.
Dihadapan Bupati, Irwan mengucapkan terima kasih, sebab berkat doa dan dukungannya telah mengantarkan dia juara pada ajang pencarian bakat yaitu Dangdut Academy 2 pada tahun 2015 silam. Ia tak lupa meminta doa dari Bupati yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyah ini.
“Terima kasih pak Bupati telah mengantarkan Irwan menjadikan Irwan seperti saat ini, dan mohon doanya kali ini Irwan ikut D’Star menuju bintang segala bintang,” ucapnya.
Kepada Bupati Irwan berjanji dan berkomitmen akan mengangkat kekayaan daerahnya sendiri, termasuk kesenian asli daerah.
“Irwan akan selalu ada untuk Sumenep, Demi kemajuan Sumenep juga, dan Madura pada umumnya, termasuk pada saat perfom nanti saya juga akan memakai kostum asli sumenep yaitu Batik Canteng Koning karya mas Didik,” ucapnya.
Sementara Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengatakan, bahwa seorang publik figur apapun itu profesinya harus siap menerima resiko konsekuensi, termasuk artis seperti Irwan.
“Menjadi artis harus siap menerima konsekuensi, apalagi menjadi politisi seperti saya, mau lewat jalur apapun silahkan namun harus siap menerima segela resiko, karena itu akan melekat pada setiap profesi,” ucapnya.
Bupati dua periode ini memberikan motivasi kepada Irwan, dan bercerita waktu ada kunjungan ke luar negeri yaitu saat berkunjung ke Kolombia, pada saat itu Bupati bertemu dengan para pejabat di seluruh dunia dalam sebuah acara yaitu pertemuan PBB.
“Pada saat saya ke Kolombia itu ditanya oleh beberapa pejabat dari berbagai negara, Bapak Bupati mana? Sumenep jawab saya, lalu mereka bilang, oh… Bupatinya Irwan,” cerita Bupati dihadapan Irwan dan tamu lainnya di pendopo.
Suami Nurfitriana itu mengingatkan Irwan agar selalu menjaga nilai-nilai leluhurnya dan agamanya meski sudah menjadi artis terkenal. Sebab profesi itu hanya sebatas jalan, ujung-ujungnya yaitu mencari ridla Allah, karena itu kewajiban kita sebagai umat muslim.
“Profesi itu hanya jalan, semuanya adalah mencari ridla Allah,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu pula, Bupati berharap dan mendoakan Irwan agar cita-citanya tercapai dan dibarengi ridla Allah. “Mudah-mudahan sukses seperti dulu,” harapnya.
Untuk diketahui, Irwan berada di Sumenep untuk menyapa warga dan fans di Panggung Kreasi Anak Negeri yang digelar di Taman Bunga, Sabtu malam, 22 Juni 2019. Usai tampil, Irwan tak langsung tolak ke Jakarta. Ia masih memanfaatkan waktu untuk berkeliling ke beberapa daerah.
Pada Minggu, 23 Juni 2019, Irwan berziarah ke Asta Yusuf Talango, dan Asta Tinggi. Kemudian, pada sore harinya pria asal Desa Masaran Bluto ini mengunjungi usaha batik Canteng Koning milik Didik Heriyanto. Pada kesempatan itu, Irwan mendapat hadiah batik. Istimewanya, batik itu akan dikenakan Irwan saat perfom di D’star Indosiar nanti.
Kemudian, pada hari terakhir Senin pagi 24 Juni 2019 Irwan, Ia mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) di Universitas Wiraraja (UNIJA). Usai UAS, ia diundang Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma ke kantornya, setelah itu diajak makan bersama di Café dan Resto JBL.
Usai makan siang, Irwan langsung menuju Rumdis Wakil Bupati Sumenep untuk pamit. Di sana, bersama Wabup, Irwan bincang-bincang santai sambil akustikan di gazebo. Terakhir Irwan berpamitan dan meminta doa kepada Bupati Sumenep, A Busyro Karim di Pendopo Agung Keraton Sumenep. (MADANI/ROS/VEM)