SUMENEP, koranmadura.com – Simpang siur mengenai jumlah penumpang perahu kayu Arin Jaya yang tenggelam di sekitar wilayah perairan Giliyang, Sumenep, Madura, Jawa Timur, sudah hampir menemui titik terang.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian yang terbaru, jumlah penumpang perahu nahas tersebut ialah 57 orang. “Pagi hari ini kami sampaikan, jumlah penumpang diduga sekitar 57 orang,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin.
Dari jumlah tersebut, sambungnya, jumlah penumpang yang ditemukan dalam keadaan selamat ialah 39 orang, sementara 36 orang dirawat di Puskesmas Dungkek, satu dirujuk ke RSUD dr. H. Moh. Anwar, dan dua sudah diperbolehkan pulang.
Sementara 17 orang korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Semuanya telah dibawah ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk dilakukan proses identifikasi. “Jadi satu korban masih dicari atau hilang,” tambahnya.
Selebihnya, Kapolres Sumenep mengucapkan belasungkawa atas kejadiaan nahas tersebut. Dia berharap ke depan tidak sampai terjadi lagi. Keselamatan penumpang harus selalu menjadi prioritas.
“Saya berharap ke depan kejadian seperti ini, laka laut, tidak terjadi lagi. Semua stakeholher harus selalu bersinergi. Sehingga kalau ada penumpang bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.
Sekadar diketahui, perahu yang tenggelam kemarin berangkat dari Pulau Gua-Gua, Kecamatan/Pulau Raas, dengan tujuan Kalianget. Namun setibanya di sekitar wilayah perairan Giliyang, perahu tiba-tiba dihantam ombak dan terbalik. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)