BANGKALAN, koranmadura.com – Semakin akutnya masalah sampah di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mendapat sorotan dari Komisi C DPRD setempat, terutama sampah di kawasan pasar Kecamatan Trageh.
Ketua Komisi C DPRD Bangkalan, Suyitno menyampaikan bahwa pembuatan TPA yang diangarkan sebesar Rp 3 miliar itu ternyata dibiarkan mubazir oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Buktinya, anggatan tersebut tak kunjung direalisasikan, padahal pihaknya sudah menganggarkan pembuatan TPA di Kecamatan Trageh sejak tahun 2015.
“Pembuatan TPA kami sudah menganggarkan kurang lebih Rp 3 miliar, kami tidak konfirmasi lagi sejauh mana proses perkembangannyan, apalagi sekarang kepala dinas DLH baru,” kata Suyitno, Rabu, 03 Juli 2019.
Menurut Suyitno, TPA tak kunjung terealiasasi, DLH berdalih masih terkendala pembebasan lahan.
“Yang saya ketahui dari alasan DLH kenapa tidak kunjung direalisasikan, karena masih terkendala dalam pembebasan lahan yang akan di bangun TPA,” jelasnya.
Namun pihaknya meminta kepada pihak DLH agar mencari solusi lain, jika tidak memungkinkan, kata Suyitno, lebih baik mencari lahan lagi untuk pembangunan TPA ini
“Kami sudah mewanti-wanti kepada pihak DLH agar tidak terfokuskan pada satu lahan saja, namun ada lahan-lahan yang lainnya yang bisa dijadikan pertimbangan untuk dibangun TPA,” katanya. (MAIL/SOE/DIK)