SAMPANG, koranmadura.com – Jaring karya tulis para pelajar tingkat SMA, SMP dan sederajat se-Kabupaten Sampang, jajaran Polres Sampang gaet para jurnalis yang berada di wilayahnya.
Kasubag Humas Polres Sampang, Ipda Puji Eko Waluyo menyampaikan, dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-73, pihaknya telah menggelar sejumlah kegiatan baik perlombaan dan pertandingan. Namun untuk perlombaan karya tulis melenial diakuinya masih baru.
“Kami apresiasi terhadap para jurnalis di Sampang khususnya Aliansi Jurnalis Sampang (AJS) yang ikut memeriahkan HUT Bhayangkara ke-73 dengan memberikan sumbangsih konsep kegiatan karya tulis melenial,” ujarnya saat menggelar rapat koordinasi penilaian peserta hasil karya tulis dengan AJS sebagai panitia lomba karya tulis melenial di Mapolres Sampang, Senin, 8 Juli 2019.
Bahkan, lanjut Ipda Puji menilai, dengan jumlah peserta hingga 70 pelajar yang sudah mengirimkan hasil karya tulisnya kepada panitia menurutnya sudah tergolong luar biasa, mengingat waktu kegiatan bertepatan dengan hari libur sekolah.
“Sudah bagus, selain kegiatan ini masih baru bagi kami, waktunya yang mepet dan bertepatan dengan waktu libur sekolah. Nanti pada perayaan HUT ke-74, kmai akan berikan waktu yang cukup bagi peserta agar karya tulis melenial lebih banyak yang terjaring, bahkan bisa ratusan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk netralitas dan kemurnian hasil karya tulis, dalam penilaiannya juga menggandeng sastrawan lokal untuk penjuriannya. “Biar lebih mengenak dan menjaga netralitas hasil penilaian, kami gandeng pihak ketiga untuk penilaian hasil karya tulis,” ujarnya.
Sementara Ketua Umum Aliansi jurnalis Sampang (AJS), Kamaludin Harun mengatakan, kreatifitas dan kemampuan karya siswa bisa dijaring dengan sebuah tulisan. Bahkan dengan lomba tersebut bisa mengasah dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sampang.
“Lomba karya tulis ilmiah ini sebagai salah satu sarana meningkatkan mutu pendiidkan di Sampang sebab dapat mengasah dan meningkatkan kemampuan para siswa di sampang,” ujarnya. (MUHLIS/ROS/DIK)