SAMPANG, koranmadura.com – Sony Dwi Kuncoro, salah satu pebulu tangkis unggulan Indonesia bersama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jatim tiba-tiba mendatangi daerah pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa, 23 Juli 2019. Dalam rangka apa?
Kepala Desa Mandangin, Saiful Anam mengungkapkan bahwa kedatangan Sony ke desanya tidak lain untuk berbagi dengan anak-anak dan para pemuda. Kades Saiful pun mengaku senang atas kedatangan pebulu tangkis nasional tersebut.
Menurutnya, Kedatangan Sony akan memberikan spirit sekaligus motivasi bagi anak-anak di Pulau Mandangin untuk bangkit dan meniru kesuksesan yang Sony raih. Selain itu, pihaknya berharap kepada Sony untuk menjadi penyemangat para peserta turnamen bulutangkis Mandangin Cup 2019.
“Dengan pelatihan singkat dari atlet nasional yang sudah mendunia ini, diharapkan anak-anak tingkat SD dan SMP di Pulau Mandangin bisa melahirkan bibit baru atlet bulutangkis kelas dunia yang lahir dari Desa Mandangin,” katanya, Selasa, 23 Juli 2019.
Sementara Sony Dwi Kuncoro, mengaku sangat terharu dengan sambutan adik-adik yang sangat antusias untuk berlatih bulu tangkis. Pihaknya juga berharap dengan dukungan dari HCML nantinya terlahir bibit-bibit baru atlet bulu tangkis asli dari pulau Mandangin.
“Saya hanya membantu melatih dan membimbing teknik bulutangkis dan ingin berbagi pengalaman dengan ketekunan, kerja keras serta mengikuti bimbingan pelatih, pasti bisa memiliki pretasi baik,” ujarnya.
Sekadar diketahui, Sony Dwi Kuncoro adalah atlet nasional yang pernah menjuarai beberapa turnamen kelas internasional. Pada Olimpiade Athena 2004, putra pasangan Mochammad Sumadji dan Asmiati ini merebut medali perunggu di nomor tunggal putra setelah mengalahkan Boonsak Ponsana dari Thailand dengan angka 15-11, 17-16.
Tidak hanya itu saja, Sony kemudian juga menjuarai Kejuaraan Bulu Tangkis Asia pada 11 September 2005 dengan mengalahkan pemain Malaysia, Kuan Beng Hong. (MUHLIS/SOE/DIK)